Selamat datang di Website Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek.

Website ini diharapkan sebagai media publikasi kepada masyarakat untuk memberikan informasi dan gambaran Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek dalam hal Pemerintahan Umum

 

BERITA

CAMAT KAMPAK MENYERAHKAN HADIAH KEPADA 5 ORANG KETUA RT

Print
Category: BERITA
Published on Friday, 22 June 2018
Written by Super User

Kampak, 22 Juni 2018

Disela-sela kegiatan Rakor persiapan PILGUB JATIM 2018 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Kampak, Drs. HARIYADI selaku Camat Kampak, menyerahkan hadiah yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek kepada 5 (lima) orang Ketua RT yang ada di Kecamatan Kampak yang telah mampu menggerakkan masyarakatnya untuk memeriahkan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Hadiah yang disediakan oleh Pemkab. Trenggalek senilai Rp. 5.000.000,00, dan masing-masing pemenang mendapatkan Rp. 1.000.000,00. Hal ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Plt. Bupatri Trenggalek, Bp. Mochamad Nur Arifin agar masyarakat memeriahkan Hari Raya Idul Firti 1439 H. semeriah-meriahnya dengan memasan hiasan-dan lampu penjor di masing-masing lingkungan. Hadiah diberikan bertujuan untuk memberi motifasi kepada masyarakat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Adapum 5 pemenang hadiah yang ada di Kecamatan Kampak adalah sebagai berikut :

1. RT. 04, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak

2. RT. 17, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak

3. RT. 20, Desa Sugihan, Kecamatan Kampak

4. RT. 04, Desa Senden, Kecamatan Kampak

5. RT. 17, Desa Timahan, Kecamatan Kampak

 

BUBER KELUARGA BESAR KECAMATAN KAMPAK

Print
Category: BERITA
Published on Wednesday, 06 June 2018
Written by Super User

Selasa, 05 Juni 2018

Trenggalek, kec-kampak.trenggalekkab.go.id - Kantor Kecamatan Kampak Kab. Trenggalek pada hari Selasa, tanggal 05 Juni 2018 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kampak, melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1439 H.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain dari jajaran Muspika, Kepala Instansi/Unit Kerja, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta masyarakat lingkungan sekitar Kantor Kec. Kampak.

Dalam sambutannya, Drs. HARIYADI selaku Camat Kampak menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban yang akhir-akhir ini terjadi teror bom, dihimbau kepada warga masyarakat untuk waspada terhadap paham-paham radikal yang berkembang di masyarakat. Utamanya disampaikan kepada PNS /ASN yang ada di Kecamatan Kampak sebagai aparatur pemerintahan jangan sampai terpapar paham radikal.

Hal tersebut disampaikan karena dalam perkembangannya paham radikal telah masuk dalam lingkup Perguruan Tinggi dan lingkup Pegawai Negeri Sipil yang sekarang disebut sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu juga disampaikan kepada tokoh masyarakat agar memberikan arahan kepada para pemuda di lingkungan masing-masing khususnya yang sering melaksanakan ronda untuk membangunkan orang sahur, agar menjaga ketertiban supaya tidak meresahkan masyarakat. 

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Ribuan Siswa Trenggalek Menari Kolosal Turangga Yaksa

Print
Category: BERITA
Published on Thursday, 26 May 2016
Written by Super User

http://ilovetrenggalek.com/images/turangga.jpg

Lebih dari 1.400 siswa SD se-Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Jumat menari Turangga Yaksa secara kolosal di taman alun-alun kota untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional sekaligus jelang 100 hari pemerintahan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak.

Pagelaran tarian Turangga Yaksa masal yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB mendapat sambutan meriah warga Trenggalek. Acara digelar bersamaan dengan dimulainya Festival Rakyat Trenggalek yang berlangsung mulai Jumat hingga Minggu (22/5) dan disaksikan langsung oleh Bupati Emil yang menyempatkan belajar menari tarian kuda lumping khas Trenggalek bersama sejumlah penari cilik.

“Tarian ini sepertinya sederhana namun ternyata sangat rumit dan butuh keseimbangan serta konsentrasi tinggi,” ujarnya di akhir pementasan tari kolosal turangga yaksa.

Ia berharap tarian turangga yaksa yang menjadi kesenian khas Trenggalek terus dilestarikan. Menurutnya, pembinaan sejak dini perlu dilakukan di semua wilayah termasuk dengan melibatkan lembaga pendidikan formal mulai tingkat SD hingga SMA agar tarian turangga yaksa dikenali oleh generasi muda setempat.

“Saya berjanji untuk terus memperkenalkan seni-budaya Trenggalek agar diakui dan bahkan dipelajari oleh pecinta seni-budaya daerah, baik tingkat nasional maupun mancanegara,” kata Emil.

Emil yang tampil mengenakan pakaian khas adat Jawa sebagaimana ribuan penari cilik lain juga mengabarkan rencana kunjungan mahasiswa Jepang ke Trenggalek untuk mempelajari tarian turangga yaksa.

“Kita semua patut berharap momentum itu bisa digunakan untuk memperkenalkan adat-budaya Trenggalek ke dunia internasional,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Kusprigianto mengatakan kegiatan menari tarian turangga yaksa sedianya diikuti oleh 3.000 siswa-siswi SD dari 14 kecamatan se-Trenggalek. Namun karena persiapan mepet, kata dia, jumlah peserta akhirnya dibatasi hanya 1.400-an siswa.

Dalam pementasan tari kolosal perdana tersebut, kata dia, ada tiga kecamatan yang akhirnya tidak mengirimkan delegasi karena alasan jarak jangkau wilayah yang terlalu jauh dari pusat kota, yakni dari Kecamatan Panggul, Munjungan, serta Watulimo.

“Kami berharap kegiatan ini bisa digelar tiap tahun dan melibatkan seluruh perwakilan siswa di tiap kecamatan,” kata Kusprigianto.

sumber : Antara

HUTAN DURIAN TERLUAS DI DUNIA ADA DI TRENGGALEK

Print
Category: BERITA
Published on Monday, 23 May 2016
Written by Super User

Ada Hutan Durian Terluas Sedunia di Trenggalek

Dengan luas lahan mencapai 650 hektar, Hutan Durian Internasional di Desa Sawahan, Trenggalek, Jawa Timur, menjadi hutan durian terbesar di dunia.

Ada Hutan Durian Terluas Sedunia di TrenggalekTugu durian yang menyambut pengunjung di Kebun Durian Warso. (Muhammad Irzal Adiakurnia/Kompas.com)

Dengan luas lahan mencapai 650 hektar, Hutan Durian Internasional di Desa Sawahan, Trenggalek, Jawa Timur, menjadi  hutan durian terbesar di dunia. (Baca : Sejarah Panjang Durian Merah Banyuwangi, dari Hutan Kalimantan Jadi Obat Masa Majapahit)

Jumat, (13/5/2016), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencanangkan hutan durian internasional (Internasional Durio Forestry) tersebut.

Mentan menyebutkan,  Trenggalek merupakan kabupaten terkaya di Indonesia dalam sektor pertanian. Namun, dia menilai cara penjualan dan kreativitas olahan hasil pertanian maupun perkebunan masih kurang.

“Kalau aku bilang, kabupaten terkaya berada di sini di Trenggalek, namun yang mahal adalah inovasinya. Potensi pertanian semua tersedia disini. Tinggal bagaimana petani bisa mengolah, mengemas sehingga menjadi produk yang mempunyai harga jual tinggi," ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk mengembangkan para petani durian di kabupaten Trenggalek, pemerintah pusat akan menyiapkan bibit unggul. Petani diminta untuk memanfaatkan areal lahan hutan untuk ditanam bibit durian.

“Dengan luasan lahan sebesar 600 hektar lebih, kita manfaatkan setiap jengkal yang ada dengan menanam durian lebih banyak. Bibit serta biaya semua disediakan oleh pemerintah pusat," katanya. (Baca pula : 5 Mahasiswa Ini "Sulap" Biji Durian Menjadi Plastik Ramah Lingkungan)

Saat ini, jenis durian yang unggul di kawasan Desa Sawahan adalah  durian ripto dan durian kunir. Dengan cita rasa dan daging durian yang tebal dan nikmat, kedua jenis durian bisa bersaing dengan durian dari negara lain.

“Banyak jenis varian durian lokal tersedia di sini, namun untuk jenis durian ripto dan kunir, merupakan yang paling unggul. Bahkan jenis kedua durian ini, bisa bersaing di pasar internasional," ujar Imam Muchosim, petani durian di Desa Sawahan.

Mentan sendiri turut menanam durian jenis ripto, dan menandatangi prasasti pencanangan Hutan Durian Internasional.

(Slamet Widodo / Kompas.com)

 

Subcategories

KOMENTAR DI SINI

FORM PENGADUAN